Berita seputar pernikahan islam indonesia, pencatatan nikah, undang-undang perkawinan, kepenghuluan, simkah, fiqh munakahat, kantor urusan agama

Berita seputar pernikahan islam indonesia, pencatatan nikah, undang-undang perkawinan, kepenghuluan, simkah, fiqh munakahat, kantor urusan agama

Khutbah Nikah, Tiga ciri Keluarga Harmonis

Assalaamu'alaikum wr.wb
Alhamdulillahirabbil 'alamin, was-sholatu was-salamu 'ala asyrofil anbiya wal mursalin sayyidina muhammadin wa 'ala alihi wa shahbihi ajma'in.

Hadirin yang berbahagia, khususnya kepada kedua calon pengantin
Sebentar lagi anda berdua akan mengalami suatu peristiwa yang suci (sakral) di dalam kehidupan anda yaitu Nikah. Untuk itu mari kita bersama-sama  niat di dalam hati kita masing-masing bahwa nikah adalah ibadah kepada Allah swt. Sebagaimana difirmankan dalam Al-Quran surat ar-Ruum ayat 21, yang artinya :
"Dan  diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menjadikan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir."

Ananda pengantin berdua
Untuk menjadikan keluarga (rumah tangga) sakinah yang harmonis setidaknya ada tiga (3) hal yang harus anda lakukan :

1. Komunikasi
Artinya diantara anda berdua harus bisa terjalin komunikasi yang baik dimanapun anda berada, minimal pasangan suami-istri harus memberi tahu. Komunikasi tidak mesti harus bertatap muka, apalagi sekarang sudah ada alat komunikasi yang canggih, sehingga tidak ada lagi yang anda tutup-tutupi. Segala permasalahan yang anda hadapi tentu dapat anda selesaikan bila bisa berkomunikasi dengan baik dengan pasangan anda.

2. Jujur dan terbuka
Artinya selaku kepala keluarga seorang suami hendaknya berlaku jujur dan terbuka dalam segala hal, terutama tentang masalah kebutuhan jasmani atau kebutuhan rohani.

Ananda calon pengantin berdua
Kehidupan keluarga tidaklah lepas dari masalah ekonomi, untuk itu saya berharap kepada anda sebagai suami, selaku kepala keluarga untuk berlaku jujur dan terbuka dalam memberi nafkah jasmani atau ekonomi kepada istri anda, jangan ada yang ditutup-tutupi.
Dan ananda sebagai istri selaku ibu rumah tangga saya mohon kepada anda untuk bisa mengelola nafkah yang diberikan oleh suami anda dengan baik, jangan bersifat boros, minimal kemana uang dibelanjakan diberitahukan kepada suami. Inilah pentingnya kejujuran dalam hidup berumah tangga.

Ananda calon pengantin berdua yang berbahagia,
Berikutnya adalah

3. Saling Pengertian
Artinya di sini yang dituntut adalah anda sebagai suami, selaku kepala rumah tangga untuk memberikan hak istri anda setelah istri anda melakukan tugas dan kewajibannya. Hak istri itu amat mudah dan sederhana kalau kita paham dan mengerti. Yaitu dihargai, dihormati jeriin.h payahnya. Itulah yang diharapkan oleh istri anda, bahkan mungkin sanjungan yang diharapkannya.

Ananda calon penganting yang berbahagia
Inilah tiga ciri keluarga harmonis yang dapat saya samapaikan pada khutbah nikah ini, mudah-mudahan ada manfaatnya bagi kita bersama khususnya kepada kedua calon pengantin.

Wassalaamu'alaikum wr.wb
0 Komentar untuk "Khutbah Nikah, Tiga ciri Keluarga Harmonis"

Back To Top